Tampilkan postingan dengan label senjata. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label senjata. Tampilkan semua postingan
Senin, 10 Februari 2014
Senjata senjata Terbesar Di Dunia
Senjata-senjata klasik ini pernah dibuat manusia untuk saling membunuh. Dibuat dengan ukuran yg besar dan semakin besar untuk menakut-nakuti musuh. Ada yg memang benar-benar berdaya destruktif ada juga yg sekedar untuk menakut-nakuti musuh dengan penampilannya saja.
Selama laki-laki masih memilikinya, mereka akan berusaha untuk membuatnya menjadi yang paling besar. Apaan? Jangan ngeres dulu, bos. Ini kita bicara mengenai senjata meriam (canon)!

Meriam Tangan Bangsa Cina
Meski mereka tidak sadar pernah memiliki yang terbesar, bangsa Cina terbukti benar-benar menjadi pembuat yg pertama. Dengan berbagai alasan, pada akhirnya mereka berhenti menggunakannya, terutama karena disamping musuh mereka yg ketakutan, mereka seringkali malah kadang meledakkan diri mereka sendiri.

Meriam Tangan Bangsa Cina
Meski mereka tidak sadar pernah memiliki yang terbesar, bangsa Cina terbukti benar-benar menjadi pembuat yg pertama. Dengan berbagai alasan, pada akhirnya mereka berhenti menggunakannya, terutama karena disamping musuh mereka yg ketakutan, mereka seringkali malah kadang meledakkan diri mereka sendiri.
Chinese Hand Cannon - Bronze firearm, Yuan dynasty (1271-1368 AD).
Miniatur replika dari meriam tangan Chinese, dan Hand Bombard, Eropa 1380
Orang-orang Eropa sungguh-sungguh mengambil ide dari silinder metal yg tebal, pasokan mesiu, dan kejutan nakal untuk menembakkannya ke pihak yang tidak mereka sukai. Awal-awal meriam-meriam pertama mereka adalah mortir-mortir sederhana: sebongkah besi berbentuk lonceng (karena pembuat lonceng adalah pembuat meriam pertama). Mereka juga seringkali meledakkan dirinya sendiri, tapi tidak seperti bangsa China, mereka cuek saja, yang penting tinjauannya setimpal, dan selama masih ada yg mau menyulut sumbunya.
Senjata Pertama yang Benar-benar Super
Senjata pertama yg benar-benar "super" digunakan manusia adalah bombard dari bangsa Turki Agung, yang juga dijuluki Dardanelles Gun, Senjata Kerajaan, Meriam bangsa Hongaria, atau sebutan yang lainnya yang kalo orang betawi liat bakal bilang gini:"Busyeeet, itu meriem apa kapal?"

Dibuat tahun 1453 di Hongaria dan digunakan bangsa Turki untuk merebut Konstantinopel, mereka membuat shock pembuatnya dengan tidak disangka melakukan apa yg mereka telah rencanakan: mengirim 1500 pound bola granit ke siapa saja dimana moncong meriam ini diarahkan.
Monster Sombong Milik Tsar
Tidak pernah ingin dikalahkan, bangsa Rusia menyombongkan dirinya dengan apa yg disebut Pemusnah Pasti Musuh. Pura-pura dirakit tahun 1585, meriam Tsar sebuah monster dengan mulut lebarnya didesain untuk melontarkan 800 pound peluru ke musuh mereka. Tsar ini sendiri tidak pernah menembakkan peluru meriam, tapi tidak pernah menghentikan militer Rusia untuk membangga-banggakan betapa besarnya senjata ini hingga orang-orang bosan mendengarnya.


Meriam raksasa lainnya: Mons Meg, buatan tahun 1449 and benar-benar ditembakkan selama 200 tahun - saat ini ditempatkan di Kastil Edinburgh, Skotlandia.

Trench Horror Upgrade
Dikatakan perang dunia pertama adalah benar-benar perang moderen pertama. Gas racun, tank-tank, pertempuran udara, senjata mesin - sepertinya mereka dengan gembira berksperimen pada tahun-tahun horror itu. Tapi tetap saja senjata-senjata klasik masih digunakan, silinder metal tebal tua yg tetap standby, mesiu, dan kejutan nakal, tidak pernah ketinggalan. Tapi sejak perang modern ini, meriam klasik diupgrade menjadi lebih besar - sangat besar.
Ganjil rasanya moster pembunuh diberi nama dengan nama perempuan, tapi engineer Krup yg romantis melakukannya: botol sampanye senjata kaliber 17-inch, mereka membaptisnya dengan nama anak perempuan boss-nya. Big Bertha, atau lebih tepat "Fat Bertha" mulai dimiliki militer Jerman, digunakan di Belgia di Liege, Namur, dan Antwrep, dan juga digunakan di Maubeuge, Perancis dengan ukuran yang benar-benar besar.


Tapi itu belum cukup. Betul Bertha memiliki ukuran yg luar biasa, tapi apa yang Jerman inginkan adalah sesuatu yg benar-benar menggetarkan - terutama sejak Amerika yg sombong mulai memainkan perannya.
Long Max Mengikuti Big Bertha
Mencari sesuatu yg mereka bisa perkuat di Front Utara untuk membuat mereka terlihat lebih besar, mereka melirik laut dan mulai melakukan ide transplantasi daripada mengembangkannya. Supaya tidak ribet, Long Max dibuat sebagai senjata untuk angkatan lautnya, terbesar yg Jerman pernah miliki. Tidak lama, senjata ini digunakan di darat. Di medan pertempuran senjata ini menunjukkan giginya dengan menembakkan 1600 pound peluru hingga jarak 30 mil!
Orang-orang Eropa sungguh-sungguh mengambil ide dari silinder metal yg tebal, pasokan mesiu, dan kejutan nakal untuk menembakkannya ke pihak yang tidak mereka sukai. Awal-awal meriam-meriam pertama mereka adalah mortir-mortir sederhana: sebongkah besi berbentuk lonceng (karena pembuat lonceng adalah pembuat meriam pertama). Mereka juga seringkali meledakkan dirinya sendiri, tapi tidak seperti bangsa China, mereka cuek saja, yang penting tinjauannya setimpal, dan selama masih ada yg mau menyulut sumbunya.
Senjata Pertama yang Benar-benar Super
Senjata pertama yg benar-benar "super" digunakan manusia adalah bombard dari bangsa Turki Agung, yang juga dijuluki Dardanelles Gun, Senjata Kerajaan, Meriam bangsa Hongaria, atau sebutan yang lainnya yang kalo orang betawi liat bakal bilang gini:"Busyeeet, itu meriem apa kapal?"

Dibuat tahun 1453 di Hongaria dan digunakan bangsa Turki untuk merebut Konstantinopel, mereka membuat shock pembuatnya dengan tidak disangka melakukan apa yg mereka telah rencanakan: mengirim 1500 pound bola granit ke siapa saja dimana moncong meriam ini diarahkan.
Monster Sombong Milik Tsar
Tidak pernah ingin dikalahkan, bangsa Rusia menyombongkan dirinya dengan apa yg disebut Pemusnah Pasti Musuh. Pura-pura dirakit tahun 1585, meriam Tsar sebuah monster dengan mulut lebarnya didesain untuk melontarkan 800 pound peluru ke musuh mereka. Tsar ini sendiri tidak pernah menembakkan peluru meriam, tapi tidak pernah menghentikan militer Rusia untuk membangga-banggakan betapa besarnya senjata ini hingga orang-orang bosan mendengarnya.


Meriam raksasa lainnya: Mons Meg, buatan tahun 1449 and benar-benar ditembakkan selama 200 tahun - saat ini ditempatkan di Kastil Edinburgh, Skotlandia.
Trench Horror Upgrade
Dikatakan perang dunia pertama adalah benar-benar perang moderen pertama. Gas racun, tank-tank, pertempuran udara, senjata mesin - sepertinya mereka dengan gembira berksperimen pada tahun-tahun horror itu. Tapi tetap saja senjata-senjata klasik masih digunakan, silinder metal tebal tua yg tetap standby, mesiu, dan kejutan nakal, tidak pernah ketinggalan. Tapi sejak perang modern ini, meriam klasik diupgrade menjadi lebih besar - sangat besar.
Ganjil rasanya moster pembunuh diberi nama dengan nama perempuan, tapi engineer Krup yg romantis melakukannya: botol sampanye senjata kaliber 17-inch, mereka membaptisnya dengan nama anak perempuan boss-nya. Big Bertha, atau lebih tepat "Fat Bertha" mulai dimiliki militer Jerman, digunakan di Belgia di Liege, Namur, dan Antwrep, dan juga digunakan di Maubeuge, Perancis dengan ukuran yang benar-benar besar.


Tapi itu belum cukup. Betul Bertha memiliki ukuran yg luar biasa, tapi apa yang Jerman inginkan adalah sesuatu yg benar-benar menggetarkan - terutama sejak Amerika yg sombong mulai memainkan perannya.
Long Max Mengikuti Big Bertha
Mencari sesuatu yg mereka bisa perkuat di Front Utara untuk membuat mereka terlihat lebih besar, mereka melirik laut dan mulai melakukan ide transplantasi daripada mengembangkannya. Supaya tidak ribet, Long Max dibuat sebagai senjata untuk angkatan lautnya, terbesar yg Jerman pernah miliki. Tidak lama, senjata ini digunakan di darat. Di medan pertempuran senjata ini menunjukkan giginya dengan menembakkan 1600 pound peluru hingga jarak 30 mil!
(Perbandingan senjata kaliber 30,5 cm/50 dan 38 cm/45)

Senjata Terror Pertama
Ternyata itu saja belum cukup! Senjata ini masih tinjauan transplantasi senjata di laut, dan kadang-kadang dijuluki senjata terror yang pertama.

Senjata Terror Pertama
Ternyata itu saja belum cukup! Senjata ini masih tinjauan transplantasi senjata di laut, dan kadang-kadang dijuluki senjata terror yang pertama.
Meski membutuhkan pemeliharaan ekstra dan tidak mengtinjauankan daya destruktif besar, tapi tetap saja membuat takut, apalagi senjata ini mampu mengirim pelornya hingga sejauh 80 mil!
Ini adalah moster buat Jerman - dipasang di kereta khusus, bunyinya sangat keras sampai-sampai pada waktu yg bersamaan artileri biasa juga ditembakkan untuk meredam gemuruh penembakannya.
Catatan Lain:
Konsep meriam elektrik yg menarik (tanpa mesiu) di tahun 1932:


Sejata Terbesar yang Pernah Dibuat
Ketika perdamaian dibuat, orang-orang mulai sedikit "sopan" dan bijaksana mengenai ukuran amunisi mereka. Hingga orang-orang Jerman memutuskan untuk memukul genderang perangnya.

Tidak diragukan lagi, Gustav Schwere ini sangat impresif. Senjata ini dimiliki Angkatan Laut Jerman, tapi tidak seperti lainnya yg menakutkan, Shewere Gustav lebih-lebih dari seorang pembual yg bergemuruh.

Senjata pertama dinamai "Gustav", yang kedua "Dora":



Monster ini begitu besar hingga butuh 2500 prajurit untuk menyiapkannya dan untuk mengangkutnya digunakan kereta dengan 25 rangkaian gerbong sepanjang hampir 1 mil!
Tidak seperti yang versi Paris, jangkauannya hanya 30 mil, tapi Jerman benar-benar puas dengannya, apalagi monster ini sanggup melontarkan pelor seberat 1000, 2000, atau bahkan 3000 pound!

Senjata lainnya pada era itu ("K-5E Leopold"):



Lihat gambar 3-D dari senjata-senjata rel (by Greh Heuer)

Supergun Centipede
Tidak hanya Jerman yg terobsesi dengan ukuran senjata. Orang-orang Inggris dan Amerika juga tidak mau ketinggalan. Sebelum perdamaian dilanggar lagi, Jerman punya satu ide pamugkas, senjata yg benar-benar membuat mereka benar-benar bisa menegakkan kepala mereka tinggi-tinggi di muka bumi.

Yang membuat senjata V3 Hochdruckpumpe ("High Pressure Pump", atau "Centipede") demikian menarik adalah bahwa ini bukan satu buah senjata tapi kumpulan dari senjata-senjata yg lebih kecil yang dapat ditembakkan dengan tepat dan akurat dengan cepat dan makin cepat. Merupakan bagian dari paket keseluruhan Victor Weapon yang termasuk V1 Buzz Bomb dan V2 (misil balistik pertama), V3 secara permanen dipasang di benteng tangguh di Perancis dimana akan menembakkan pelurunya hingga jarak lebih dari 100 mil, tepat di jantung kota London.
Catatan Lain:
Konsep meriam elektrik yg menarik (tanpa mesiu) di tahun 1932:


Sejata Terbesar yang Pernah Dibuat
Ketika perdamaian dibuat, orang-orang mulai sedikit "sopan" dan bijaksana mengenai ukuran amunisi mereka. Hingga orang-orang Jerman memutuskan untuk memukul genderang perangnya.

Tidak diragukan lagi, Gustav Schwere ini sangat impresif. Senjata ini dimiliki Angkatan Laut Jerman, tapi tidak seperti lainnya yg menakutkan, Shewere Gustav lebih-lebih dari seorang pembual yg bergemuruh.

Senjata pertama dinamai "Gustav", yang kedua "Dora":



Monster ini begitu besar hingga butuh 2500 prajurit untuk menyiapkannya dan untuk mengangkutnya digunakan kereta dengan 25 rangkaian gerbong sepanjang hampir 1 mil!
Tidak seperti yang versi Paris, jangkauannya hanya 30 mil, tapi Jerman benar-benar puas dengannya, apalagi monster ini sanggup melontarkan pelor seberat 1000, 2000, atau bahkan 3000 pound!

Senjata lainnya pada era itu ("K-5E Leopold"):



Lihat gambar 3-D dari senjata-senjata rel (by Greh Heuer)

Supergun Centipede
Tidak hanya Jerman yg terobsesi dengan ukuran senjata. Orang-orang Inggris dan Amerika juga tidak mau ketinggalan. Sebelum perdamaian dilanggar lagi, Jerman punya satu ide pamugkas, senjata yg benar-benar membuat mereka benar-benar bisa menegakkan kepala mereka tinggi-tinggi di muka bumi.

Yang membuat senjata V3 Hochdruckpumpe ("High Pressure Pump", atau "Centipede") demikian menarik adalah bahwa ini bukan satu buah senjata tapi kumpulan dari senjata-senjata yg lebih kecil yang dapat ditembakkan dengan tepat dan akurat dengan cepat dan makin cepat. Merupakan bagian dari paket keseluruhan Victor Weapon yang termasuk V1 Buzz Bomb dan V2 (misil balistik pertama), V3 secara permanen dipasang di benteng tangguh di Perancis dimana akan menembakkan pelurunya hingga jarak lebih dari 100 mil, tepat di jantung kota London.
Lebih-lebih dari Supergun yang Mampu Mencapai Stratosfer
Setelah perang itu segala sesuatunya menjadi dipikirkan baik-baik dan bijaksana. Banyak pihak tidak lagi memikirkan ukuran senjata-senjata mereka tapi sesuatu yg lebih efektif dan berdaya besar untuk memperkuat artileri. Pada akhirnya muncullah era Misil-misil yg banyak dibuat pada masa itu. Amerika sendiri dengan desainer jeniusnya Gerald Bull membangun HARP System, jauh lebih dari sekedar supergun karena didesain untuk mencapai ujung lapisan stratosfer.

Seperti halnya di Krupps, Bull sangat menyukai senjatanya. Setelah HARP melemah, Bull mencoba mencari pihak lain untuk menghidupkan kembali idenya soal supergun sejati, suatu materpiece, sesuatu yg dunia akan mengakuinya sebagai yang terbesar.
Proyek terhebatnya adalah Babylon Project, meski agak samar-samar, Bull jelas akan melakukan apa yg HARP tidak bisa lakukan, Bull akan membuat sesuatu yang bisa ditembakkan ke luar angkasa.

Bull memang seorang jenius tapi sekaligus bodoh karena satu hal: memilih klien.
Setelah mengajukan proposal Babylon-nya kesana kemari, akhirnya dia malah memilih Timur Tengah, dimana seorang presiden di sana telah menulis cek untuknya untuk membuat senjata terbesar di dunia.
Supergun Saddam Yang Membawa Malapetaka bagi Penemunya
Masalahnya tanda tangan di cek itu adalah milik Saddam Hussein , dan tentu saja membuat banyak pihak kalang kabut, apalagi kalau Bull bertinjauan, Saddam dapat mengirim misil hingga sejauh 500 mil!
sumber
Jumat, 20 Desember 2013
10 Senjata Api Terburuk dalam Sejarah
Setelah sebelumnya kami menulis artikel tentang 10 Senjata Api terbaik yang pernah dibuat, kali ini giliran kami mencoba untuk menyajikan artikel tentang 10 Senjata Api terburuk yang pernah diproduksi massal dalam sejarah. Kriteria untuk menempatkan sebuah senjata api dalam kategori ini, adalah pertimbangan tentang, kualitas, kehandalan, keamanan dan utilitas dari senjata api saat pertama kali dibuat. Dan inilah 10 senjata api terburuk dalam sejarah seperti dilansir Listverse:
10. Colt Revolving Rifles
Senapan ini memiliki beberapa kekurangan yang sangat mencolok. Untuk semua varian dari tipe ini, ada kebocoran gas saat menembak pada bagian depan silinder dan penurunan
kecepatan saat di moncong. Untuk aksi ganda varian, seperti putaran silinder untuk masing-masing tembakan, tabung bahan bakar memiliki kecenderungan untuk mengirim gas panas ke tangan penembak tersebut.
kecepatan saat di moncong. Untuk aksi ganda varian, seperti putaran silinder untuk masing-masing tembakan, tabung bahan bakar memiliki kecenderungan untuk mengirim gas panas ke tangan penembak tersebut.
Senjata Ini masuk ke peringkat 10 dalam daftar karena kekurangan itu masih lumayan dibandingkan dengan manfaat dari daya tembak lebih yang dimiliki senjata Colt Revolving Rifles ini .
9. The Liberator
The Liberator, pistol dengan tembakan tunggal dicetak dari lembaran logam untuk dijatuhkan di belakang garis musuh ke tangan gerakan-gerakan perlawanan selama Perang Dunia II. Hal yang kurang karena Anda hanya bisa menembak 1 kali . 45 ACP digunakan untuk menembak musuh yang mungkin telah dipersenjatai dengan sebuah pistol semi-otomatis atau senapan mesin yang sepenuhnya otomatis. Juga untuk mengisikan peluru sangat merepotkan karena Anda harus mendorong tongkat ke bawah laras mendorong kartrid keluar.
8. Gyrojet
Gyrojet adalah roket peluncur genggam yang dikembangkan pada tahun 1960. Senjata ini mampu menembakkan roket 13mm. Berbeda dengan senjata api yang lain, bahwa kecepatan misil akan meningkat setelah proyektil meninggalkan laras. Salah satu masalah utama adalah senjata ini sering tidak memiliki kekuatan untuk membunuh jarak dekat dan hal ini kurang bagus untuk sebuah pistol. Terkadang proyektil hanya jatuh kebawah keluar dari ujung laras setelah ditembakkan.
7. Boys Anti-tank Rifle
Boys Anti-tank Rifle adalah senjata anti-tank yang tidak berhasil digunakan pada awal Perang Dunia II. Senjata ini adalah senapan lima tembakan dengan berat 16.33kg (£ 36) dan melepaskan peluru (.55) kaliber 13.97mm armor-piercing putaran mampu menembus baju besi 21mm di jarak 300 m. Yang kurang dari senjata ini untuk digunakan pada awal Perang Dunia II karena tidak bisa menembus baju besi panzer Jerman. Senjata ini juga lumayan berat untuk dibawa seorang tentara saat bergerak mundur atau terdesak, senjata ini tentu akan sangat menyiksa.
6. Nock Volley Gun
Pistol Volley Nock pertama kali muncul sekitar 1780 dan mempunyai 7 tembakan, 50 kaliber peluru pada saat yang sama. Senjata ini lumayan baik digunakan untuk menggertak dan memukul mundur dalam pertempuran bergerombol tapi dikhawatirkan selongsongnya bisa meremukkan bahu penembak. Senjata Ini juga memiliki kecenderungan untuk menyebabkan kebakaran dari ledakan moncongnya
5. Cochran Revolvers
Mungkin salah satu senjata api yang terkenal pada daftar ini, Revolver Cochran memiliki silinder yang berputar horizontal. Pada dasarnya ini berarti bahwa setiap kali Anda menembakkannya Anda akan memiliki putaran saat dimana peluru mengarah pada anda, dan dalam keadaan tertentu bisa juga peluru lepas menuju anda…
4. Nambu (94 Shiki Kenju)
Sebuah pistol desain Jepang pada Perang Dunia II yang menembakkan 8mm Taisho 14 putaran. Senjata ini kurang bertenaga, rumit, kaku untuk digunakan, dan sangat tidak aman. Karena letusan tembakan berasal dari sisi, senjata ini akan mudah untuk menembak sendiri secara tidak sengaja. Sangat mungkin untuk peluru akan meletus sebelum sepenuhnya berada dalam posisi searah laras, dan dianggap lebih membahayakan pengguna daripada target.
3. Pepper Box Revolver
Pistol pepper box revolver digunakan sebelum gaya colt revolver ditemukan. Pistol ini lumayan berat karena beberapa barel, kadang-kadang semua tembakan akan berbunyi sekaligus dan tembakan berantai bisa melukai pergelangan tangan seseorang, kadang bisa juga sampai meledak, dan kebanyakan arah peluru tidak akurat. Menurut beberapa saksi tempat paling aman saat pistol ini ditembakkan adalah berada tepat di depannya !!!
2. Grossflammenwerfer
Ini adalah senjata penyembur api yang digunakan tentara Jerman pada Perang Dunia Pertama. Senjata ini diawaki oleh tim berisi 2 orang dan hanya dioperasikan oleh narapidana karena bahaya yang ditimbulkan cukup ekstrim.
Senjata ini berukuran besar dan berat, sehingga membuat penggunanya sebagai target sasaran musuh yang ideal.
1. Chauchat
Sebuah senapan mesin ringan buatan Perancis yang sangat buruk sehingga tentara dikabarkan membuangnya dalam daftar cadangan senapan untuk perang. Dikeluarkan selama Perang Dunia I itu begitu shoddily dibuat bahwa bagian-bagian tidak saling mendukung satu sama lain.
Lubang peluru pada putaran cukup besar menyebabkan kotoran dan lumpur untuk bercampur dengan peluru yang mengakibatkan kemacetan, membuat senjata itu tidak berguna terutama karena saat itu digunakan selama perang parit yang penuh dengan lumpur dan kotoran.
Alasan utama menempatkan senjata mesin ringan Chauchat di bagian teratas sebagai senjata terburuk, karena saat itu begitu banyak varian senapan mesin yang sudah dibuat dan layak digunakan, tapi mengapa Perancis masih juga mengeluarkan varian senapan tidak berguna sebagai gantinya.
Langganan:
Postingan (Atom)